03 Maret 2019

Cara Menentukan Ruangan yang Akan Dipasang Unit Ac

AC (Air Conditioner) sebagai alat penyejuk ruangan sudah lumrah di gunakan saat ini.Hawa yang panas dan sirkulasi udara yang buruk sebagai pertimbangan utama orang memasang dan memakai perangkat ini.Namun,AC (Air Conditioner) bisa membuat tagihan listrik membengkak.
Naiknya tagihan listrik karena pemakaian AC sebanarnya sah-sah saja. Karena memang perangkat ini cukup banyak memakan arus,tetapi tentu saja kita bisa meminimalis jumlah tagihan dengan mengontrol pemakaiannya. Bagaimana caranya????


-Pilihlah AC yang memiliki (PK) sesuai dengan ukuran ruangan anda.


Belum diketahui bagi banyak orang PK merupakan singkatan dari Paard Kracht (Daya Kuda). Ini adalah sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan BTU/h (British Thermal Unit per hour). BTU inilah yang menentukan tingkat kesejukan udara yang dihasilkan. Memang, untuk menghasilkan BTU yang besar memerlukan PK yang besar pula. Itulah sebabnya tingkat dingin yang dihasilkan oleh AC sering ditentukan berdasarkan PK nya.
Bagaimana menentukan PK yang sesuai bagi ruangan kita? Untuk menjawabnya, kita dapat menggunakan rumus berikut:
Panjang Ruangan x Lebar Ruangan x Tinggi Ruangan x 500

Lalu cocokkan dengan hasil berikut :
AC ½ PK = ±5.000 BTU/h
AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
AC 1½ PK = ±12.000 BTU/h
AC 2 PK = ±18.000 BTU/h

Contoh :
Ruangan kamar berukuran panjang 5 m, lebar 3 dan tinggi standar 3 m. Maka hasil perkaliannya menjadi
[5 x 3 x 3]/3 x 500 = 7500. Maka setelah dicocokkan dengan spoiler diatas, angka tersebut berada diantara 7000 dan 9000, jadi dapat digunakan AC dengan ¾ PK atau 1 PK.
Sebagai saran, sebaiknya digunakan AC berukuran 1 PK agar kerja AC tidak terlalu berat, karena bila yang digunakan AC ¾ PK, berarti AC harus bekerja lebih berat agar dapat menyesuaikan dengan ukuran ruangan.